RESMI !!! 30 APRIL HOOQ "ANGKAT KAKI" DARI INDONESIA, INI ALASANNYA. - Portalgenz
Berita Hari Ini
Loading...

Wednesday, 29 April 2020

RESMI !!! 30 APRIL HOOQ "ANGKAT KAKI" DARI INDONESIA, INI ALASANNYA.



Portalgenz.com- HOOQ sebagai salah satu aplikasi Video On Demand (VOD) akan menutup layanannya di indonesia mulai 30 april besok. Melalui akun instagram resmi HOOQ memberikan kata-kata terarakhirnya . Berikut kutipannya.

”Ketika sebuah cerita dimulai, maka seketika itu pula lahir sebuah babak akhir yang akan menutup cerita itu sendiri.

Keseimbangan. Yin dan Yang. Alpha dan Omega. Milly dan Mamet.

Di hari ini, tibalah pula akhir dari perjalanan HOOQ dalam menceritakan berbagai kisah-kisah yang luar biasa pun menghibur.

Di hari ini, mungkin akan penuh dengan kesedihan, bahkan isak tangis yang memburu.

Namun, memori kebersamaan kita selama ini telah terekam dalam ingatan dan membekas dalam kalbu. Memori yang akan menghapus tetesan air mata yang mengalir membasahi pipi.

Terima kasih untuk kebersamaan kita. Terima kasih untuk dukungan kalian selama ini. Terima kasih untuk semuanya.

Tanpa kalian HOOQ tidak akan bisa mencapai titik raihan terjauhnya, yakni hari ini.
Hari ini, kami pamit. #TerimaKasihIndonesia “


Sejak diluncurkan di Indonesia pada tahun 2016, HOOQ sebenarnya sudah bergerak sangat agresif. Bahkan HOOQ berani mengklaim sebagai layanan VOD dengan basis data film Indonesia paling banyak. Bagaimana tidak, dari 3.596 film Indonesia yang telah diproduksi 70 persen ada dalam layanan streaming HOOQ. Keberhasilannya dalam hal menggaet banyak film indonesia, dikarenakan HOOQ sejak awal telah menjalin kerja sama dengan rumah produksi lokal semisal MD Pictures dan STARVISION. Tidak sampai disitu HOOQ juga berhasil melobby berbagai perusahaan operator, sebut saja Tri, Indosat, Ooredoo, dan Smartfren untuk menjalin kerja sama.

Tahun demi tahun berlalu, persaingan didunia VOD pun semakin ketat, dan juga banyak yang menyerupai platfrom sejenih HOOQ bermunculan, sehingga HOOQ dinilai tidak dapat berkompetisi dengan penyedia layanan VOD serupa yang juga beroprasi di Asia.  

Dikutip dari laman Reauters HOOQ telah mengajukan berkas likuidasi karena tidak dapat meraih profit yang  memadai untuk memenuhi biaya yang terus meningkat. Pengajuan berkas itu dilakukan pada 27 maret 2020 oleh Singapore Telecommunication atau yang lebih dikenal SINGTEL. Perusahan telekommunikasi asal singapura itu merupakan pemegang saham mayoritas HOOQ,  sejak saat itulah HOOQ tidak lagi mengenakan biaya berlangganan kepada konsumen.


Melalui wartakotalive.com Guntur Siboro, selaku Head of Hooq Indonesia mengatakan “kemungkinan para pemegang saham ingin lebih fokus pada bisnis inti mereka masing-masing, di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil saat ini. Untuk nasib pengguna sendiri, Hooq sudah tidak membebankan biaya apa pun ke pengguna yang sudah ada  sejak akhir Maret lalu.
Perlu kita ketahui HOOQ hadir pertama kali pada Januari 2015 di beberapa negara Asia, seperti Filipina, Thailand, India, Indonesia, dan Singapura.



Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Hai gengs ! Jangan lupa setelah kamu selesai membaca dan merasa bermanfaat, bagikan artikelnya ke teman-teman kamu ya. Yuk bergabung bersama kami membangun dunia informasi untuk kaum milenial dan gen z Indonesia dan ikuti sosial media kami.
Done