DARI PS1 HINGGA PS5 BERIKUT INI ADALAH TRASNSPORMASI BENTUK STIK DARI MASA KE MASA - Portalgenz
Berita Hari Ini
Loading...

Tuesday, 14 April 2020

DARI PS1 HINGGA PS5 BERIKUT INI ADALAH TRASNSPORMASI BENTUK STIK DARI MASA KE MASA


PortalGenZ.com- Sony sebagai konsol game yang sudah hadir sejak tahun 1994 hingga sekarang, masih terus berinovasi uantuk bersaing ditengah persaingan industri game dunia. Ya bagaimana tidak, sony dalam waktu dekat akan merilis game terbarunya yaitu playstation generasi ke-5.

Baru-baru ini sony mengumumumkan bentuk stik ps5 yang akan di rilis pada akhir tahun ini. Stik ps alias controller untuk mengandalikan game di layar, dari masa kemasa selalu mengalami perubahan, berkaitandengan hal ini portalGenZ.com akan mengulas bentuk rupa stik ps 1 hingga ps5 yang mengalami perubahan.
Berikut ulasannya.

Stik ps1





Dirilis pada  tahun 1997 PlayStation Dual Analog Controller masih mengusung desain yang relatif mirip dengan controller generasi pertamanya. Hanya saja, ada tambahan dua joystick analog yang dirancang khusus untuk memainkan game seperti  MechWarrior 2, Ace Combat 2, dan Colony Wars. Joystick diaktifkan dengan menekan tombol "Analog" di bagian tengah yang turut dilengkapi lampu indikator berwarna merah.
Stik Ps 2


Dilihat dari bentuknya, stik ps2 mengusung konsep yang serupa dengan pendahulunya. Namun terdapat sedikit perbedaan dapat dijumpai pada DualShock 2. Misalnya  konektor DualShock 2 yang berbentuk persegi dan hadirnya tombol analog yang kini lebih sensitif terhadap tekanan.



Stik ps3




PS3 di tahun 2006. Ia merupakan controller wireless pertama yang dimiliki Sony. Namun eksistensi Sixaxis rupanya tak dapat bertahan dengan lama. Sixaxis kemudian digantikan oleh DualShock 3, yang dirilis pertama kali pada acara tahunan Tokyo Game Show di tahun 2007. Tak lama kemudian, produksi Sixaxis berhenti di tahun 2008, sehingga DualShock 3 menjadu stik resmi PS3.


Meski terlihat serupa,DualShock 3 telah dibekali dengan fitur yang lebih anyar dibanding Sixaxis. Salah satunya adalah mesin vibrator baru yang diselipkan pada bodi DualShock 3. Penambahan komponen ini diklaim memberikan sensasi getaran yang lebih nyata kepada pemain, meski secara tak langsung mempengaruhi bobot DualShock 3 yang lebih berat dibanding Sixaxis

Stik ps4



Mengakhiri masa kejayaan PS3, Sony kemudian melahirkan sebuah konsol baru bernama PS4. Bersamaan dengan konsol ini, Sony menghadirkan controller generasi anyar, DualShock 4. Dilihat dari penampilannya, DualShock 4 merupakan controller pertama milik Sony yang mengalami desain ulang yang cukup signifikan. Secara fisik, DualShock 4 memiliki ukuran yang lebih lebar dari sebelumnya. Sony juga telah mengganti tombol "Select" dan "Start" menjadi tombol "Share" dan "Option" yang lebih relevan dengan era media sosial. Di tengah kedua tombol itu ada touchpad berukuran besar, lalu DualShock 4 juga mendukung motion detection dan lampu Light Bar yang bisa menyala dalam berbagai warna berbeda. Kehadiran tombol Share dinilai memudahkan pengguna yang ingin merekam aktivitas bermain mereka dan membagikannya ke platform seperti YouTube. DualShock 4 juga sudah memiliki sistem kendali jarak jauh alias wireless yang serupa pada DualShock 3.


Stik ps5




controller PlayStation (PS) 5, yang diberi nama DualSense. DualSense hadir dengan desain yang futuristik dan terlihat lebih ramping. Berbeda dengan controller PS yang biasa hadir dengan warna hitam, kini DualSense tampil beda dengan konsep duo-tone paduan hitam dan putih. Lampu Light Bar yang tadinya terletak di atas controller pada DualShock 4 pun dipindah ke sekeliling toucpad sehingga terkesan lebih elegan. Baca juga: Sony Buka Tempat Main PS Gratis Pertama di Indonesia Controller PS5 ini juga hadir dengan microphone bawaan, sehingga pemain tak perlu repot- repot menggunakan headset untuk melakukan obrolan singkat dengan gamer lain. Untuk mengobrol dalam waktu lama, Sony tetap merekomendasikan headset. Sony dikabarkan baru akan meluncurkan PS5 bersamaan dengan DualSense pada akhir tahun 2020 nanti. Kita tunggu saja





Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Hai gengs ! Jangan lupa setelah kamu selesai membaca dan merasa bermanfaat, bagikan artikelnya ke teman-teman kamu ya. Yuk bergabung bersama kami membangun dunia informasi untuk kaum milenial dan gen z Indonesia dan ikuti sosial media kami.
Done