Ngarai Sianok: Panorama Indah yang Diabadikan di Uang 2 Ribu - Portalgenz
Berita Hari Ini
Loading...

Wednesday, 24 June 2020

Ngarai Sianok: Panorama Indah yang Diabadikan di Uang 2 Ribu

Foto: hipwee.com

Portalgenz.com – Selain terkenal akan kenikmatan kulinernya, panorama alam Kota Bukittinggi juga tidak perlu diragukan lagi keindahannya. Kota yang berada di dataran tinggi dengan kontur alam yang berbukit-bukit ini dikaruniai keindahan alam hampir di setiap penjuru kota. Maka tak heran, kalau Bukittinggi kerap dijadikan salah satu destinasi kota wisata favorit para wisatawan untuk menikmati keindahan alam dan wisata-wisata yang ditawarkan. 

Di pinggiran Kota Bukittinggi, terdapat sebuah ngarai megah nan indah bernama Ngarai Sianok. Saking indahnya, panorama ngarai ini sampai diabadikan di mata uang Rp. 2.000 edisi terbaru lho!

Ngarai Sianok adalah sebuah lembah yang dikelilingi oleh bukit-bukit bertebing curam dengan aliran sungai kecil ditengahnya. Kontur lembah terbentuk akibat proses turunnya sebagian lempeng bumi, sehingga menimbulkan patahan berwujud jurang curam. Patahan ini ternyata merupakan bagian dari patahan yang memisahkan pulau Sumatera menjadi dua bagian memanjang yang disebut sebagai Patahan Semangko. Ngarai ini membentang sejauh 15 km dari sisi selatan Nagari Koto Gadang hingga Nagari Sianok Enam Suku. Bisa dibilang, Ngarai Sianok adalah salah satu bukti visual paling nyata dari aktivitas tektonik atau pergerakan lempeng bumi.

Nama sianok berasal dari dua suku kata, yakni “Si” dan “Anok” yang memiliki makna si pendiam. Ngarai ini juga mempunyai sebutan lain bernama Lembah Pendiam. Sebutan ini disematkan karena suasananya yang tenang dan damai. Berlatarkan Gunung Singgalang dibelakangnya dengan kabut yang kerap menutupi ngarai ketika pagi hari, diiringi dengan gemericik air sungai yang mengalir, ngarai ini dapat membuat para wisatawan takjub akan keindahannya.

Foto: liputan6.com

Keindahan Ngarai Sianok semakin unik dan sempurna karena di sekitar aliran sungai Batang Sianok yang berada di dasar ngarai, terdapat banyak tumbuhan langka seperti Raflesia dan berbagai jenis tumbuhan obat-obatan lho! Selain itu juga terdapat berbagai fauna yang menghuni ngarai ini, seperti monyet ekor panjang, siamang, tapir, rusa, simpai, hingga babi hutan.

Jika sobatgenz memiliki keterbatasan waktu atau hanya ingin melihat pemandangan Ngarai Sianok dari atas saja, pengelola sudah menyediakan tempat yang disebut Taman Panorama. Di taman yang berlokasi di Jalan Panorama ini, pengunjung bisa menikmati panorama Ngarai Sianok yang indah dari spot terbaik sambil mengabadikan foto berlatarkan ngarai megah ini. Di taman ini, sobatgenz juga bisa menemukan sekumpulan monyet ekor panjang yang dibiarkan bebas sambil beberlanja di deretan toko yang menjual makanan, minuman, dan souvenir khas Bukittinggi. 

Sembari wisata ke Ngarai Sianok, sobatgenz juga bisa sekaligus berwisata ke objek wisata sejarah bernama Lobang Jepang. Lobang Jepang letaknya persis dibawah Taman Panorama, dan masih di dalam satu kompleks dengan taman ini. Lobang Jepang adalah sebuah terowongan perlindungan yang dibangun tentara Jepang sekitar tahun 1942 untuk kepentingan pertahanan yang masih tersisa hingga kini. Lobang ini terdiri atas terowongan panjang dengan berbagai ruang-ruang kecil, seperti ruang amunisi, ruang sidang, ruang penjara, hingga ruang pengintaian. Disini sobatgenz dapat merasakan sensasi suram dan misterius, sekaligus menambah pengetahuan sejarah zaman kolonial Jepang dari lobang ini.

Foto: foursquare.com

Itu dia ulasan mengenai Ngarai Sianok, sekaligus mengulik sedikit tentang wisata di sekitar ngarai yang indah ini. Tentunya Ngarai Sianok harus menjadi daftar wajib perjalanan kamu jika sedang berwisata ke Bukittingi. Bagaimana, sudah tidak sabar ingin menjadi saksi keindahan panorama Ngarai Sianok?

Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Hai gengs ! Jangan lupa setelah kamu selesai membaca dan merasa bermanfaat, bagikan artikelnya ke teman-teman kamu ya. Yuk bergabung bersama kami membangun dunia informasi untuk kaum milenial dan gen z Indonesia dan ikuti sosial media kami.
Done